by

Kemeriahan Peringatan Hari Santri Nasional Ke-4

Pondok Pesantren Ar-Risalah- Peringatan Hari Santri diperingati secara serentak di seluruh Nusantara, demikian dengan Santri Ar-Risalah. Seluruh Santri Ar-Risalah sejak kemarin mempersiapkan pelaksanaan upacara hari santri nasional, hingga tadi pagi seluruh petugas dan santri siap untuk melaksanakan kegiatan upacara.

Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-4 di Pondok Pesantren Ar-Risalah dimulai dari pukul 07.00 – 08.30 WIB. Seluruh Civitas Akademika Pondok Pesantren dan Jajarannya semua ikut hadir memeriahkan kegiatan tersebut dengan mengenakan seragam muslim serempak berpeci hitam serta pakaian putih dan bersarung bagi pria, sedangkan wanita mengenakan gamis putih berkerudung hitam. Selain itu, seluruh petugas serta pasukan pengibar bendera pun tak kalah menonjol mengenakan atribut upacara lengkap.

Pembina Upacara pada HSN ke-4 ini yaitu Kepala Pondok Ar-Risalah, Ust. Muiz Anas. Banyak amanat yang disampaikan beliau untuk para santri diantaranya Peran Santri dalam Kemerdekaan Indonesia, Sejarah Revolusi Jihad yang dilakukan Santri untuk memerangi penjajah.

“Santri Nasional Peran Pesantren dalam memajukan pendidikan nasional telah membuktikan eksistensinya. Keperipurnaan Pondok pesantren harus dipahami dan dilihat dari berbagai aspek. Tidak dapat dipungkiri, bahwa kostruk dinamika kebangsaan memiliki korelasi dengan peran pesantren secara institutif maupun kurtural. Bahkan melalui eksperimentasi perkembangan reorientasi kebangsaan maupun perabadan global, Pesantren dan Santri selalu berinteraksi dinamis dalam merevitalisasi peran dan fungsi untuk memformulasikan kerangka strategis kebudayaan”. Ujarnya

Menurut Beliau, Para Pahlawan bangsa yang berjuang memerdekakan Nusantara ini adalah Santri, sebagaimana kita tahu bahwa Presiden Pertama kita pun adalah seorang santri, RA. Kartini pula demikian beliau adalah seorang santri. Bangsa indonesia tidak terlepas dari peran santri.

Beliau juga mengamanatkan, sebagai Santri kita harus bangga. Santri harus selalu menjadi pelopor Resolusi Jihad demi tanah air, karena sudah jelas Hubbul Waton Minal Iman yang menjadi pondasi utama santri. Lihat tradisi santri yang mencerminkan indonesia, kegiatan apapun selalu bersama yang disebut dengan Musyarokah, lalu di Indonesia jadi lah Masyarakat. Santri itu peran penting kehidupan Indonesia, karena tanpa santri indonesia akan porak-poranda.

Kegiatan Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Ar-Risalah dibagi dua kelompok, dimana kelompok lain mewakili kegiatan Peringatan Hari Santri di Jakarta tepatnya di TMII, bersama Mudir Pondok, sebagian Pengasuh dan beberapa santri dalam kegiatan yang bertema “Apel Santri Sejabodetabek dan Doa Keselamatan Bangsa”. Pada acara tersebut banyak sekali perwakilan pesantren yang ikut berpartisipasi memeriahkannya. Selain itu Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan Ph.D, para tokoh Ulama, Para Habaib, Tokoh Masyarakat dan Aparatur Pemerintahan ikut berdoa bersama demi keselamatan bangsa.

Semoga dengan kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional ini negara kita selalu damai, kompak, dan selalu menjadi negara tentram walaupun berbeda-beda suku, agama, ras, dan budaya, kita tetap Bhineka Tunggal Ika dan berpedoman Pancasila. Aamiin ya rabbal’alamin…

Wallahu A’lam Bishawab.

News Feed